Langsung ke konten utama

Sudah Audit Lagi




        Tanggal 01~05 April 2013 yang lalu, KAM KTI telah melaksanakan salah satu kewajiban dalam pengelolaan hutan rakyat lestari yaitu audit tahunan (annual surveillence) ke-4 yang bertujuan untuk melihat konsistensi dan kesesuaian antara pelaksanaan peraturan dan standart pengelolaan dengan aplikasi yang ada di lapangan pada keseluruhan kegiatan Responsible Forest Management selama kurun waktu 1 tahun.

    Kegiatan audit kali ini tetap dilaksanakan oleh PT. Mutu Agung Lestari sebagai perwakilan  Soil Association Woodmark dalam kegiatan sertifikasi FSCTM yang ada di Indonesia. Audit S-4 kali ini dilaksanakan selama 5 hari, meliputi documents review dan observasi di lapangan yang ditentukan secara acak sesuai dengan issue yang diminta dalam aplikasi standart SLIM-F FSCTM.



           Wawancara dan pengecekan dokumen di kelompok



Observasi lapangan, pengecekan tunggak di lahan milik anggota


       Alhamdulillah, pelaksanaan audit kali ini berjalan cukup lancar. Pada hari kelima, dilaksanakan clossing meeting untuk melihat hasil evaluasi selama pelaksanaan audit survaillence-4. Dari 13 kekurangan (CAR atau corrective action request) yang harus kami lengkapi, hanya 1 point yang masuk dalam kategori minor sedangkan lainnya termasuk dalam kategori observasi/saran yang harus kami penuhi untuk diverifikasi dalam pelaksanaan survaillance yang akan datang. Namun besar harapan kami, pada hasil finalisasi laporan audit S-4 oleh Woodmark Soil Association tidak ada kekurangan yang bersifat minor apalagi major karena tindakan pengelolaan hutan rakyat yang kami lakukan akan selalu terpelihara dan berkelanjutan.



Pengurus KAM KTI bersama auditor PT. MAL setelah clossing meeting

Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah ikut serta mendukung dan mensukseskan kegiatan penilaian tahunan ke-4 ini. Semoga pada resertifikasi berikutnya dapat berjalan lebih lancar lagi. Aamiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapuk Hutan (Bombax ceiba L.)

Gambar pohon Kapuk Hutan di Sengkaling Malang Jawa Timur Sinonim : Bombax malabaricum DC., Gossampinus heptaphylla BAKH, Salmalia malabarica (DC) Schott & Endl. Nama Lain : Cottonwood (perdagangan), Kapuk hutan (Indonesia), Randu agung (Jawa). Penyebaran : Dari Pakistan dan India kemudian Myanmar, Indochina, China, Taiwan, Thailand, Jawa, Kalimantan (Sabah), Philipina, Sulawesi, Maluku, Papua dan Australia bagian Utara. Batang besar tergolong raksasa rimba dengan tinggi sampai 45 m dan besar batang 4 meter dengan banir-banir lebar dan alur-alur menaik tinggi, selain itu batangnya tegap bagaikan tiang dan bertajuk jarang yang terbentang agak tinggi. Di Jawa tumbuh dibawah ketinggian 900 mdpl. Menurut Ny. Kloppenburg cairan yang keluar dari akar-akar setelah diiris sebelum matahari terbit dapat dipakai sebagai obat minuman untuk sariawan dan seduhan dari kulit akarnya yang dimemarkan itu diminum untuk meredakan rasa panas dalam daerah lambung. Penggunaan : Kapuk tergolong...

PELATIHAN K3 DAN PEMAKAIAN APD BAGI PEKERJA PERSEMAIAN KAM KTI

Persemaian ( nursery ) adalah tempat atau areal untuk kegiatan memproses benih (atau bahan lain dari tanaman) menjadi bibit/semai yang siap ditanam di lapangan. Kegiatan di persemaian merupakan kegiatan awal di lapangan dari penanaman hutan sehingga persemaian memegang peranan sangat penting dan merupakan kunci utama dalam upaya mencapai keberhasilan penanaman hutan. Penanaman benih ke lapangan dapat dilakukan secara langsung (direct planting) dan secara tidak langsung yang berarti harus disemaikan terlebih dahulu di tempat persemaian. Penanaman secara langsung ke lapangan biasanya dilakukan apabila biji-biji (benih) tersebut berukuran besar dan jumlah persediaannya melimpah. Meskipun ukuran benih besar tetapi kalau jumlahnya terbatas, maka benih tersebut sebaiknya disemaikan terlebih dulu. Pemilihan Lokasi Persemaian Keberhasilan persemaian benih ditentukan oleh ketepatan dalam pemilihan tempat. Oleh karena itu perlu diperhatikan beberapa persyaratan memilih tempat persem...

Rapat Anggota Tahunan Ke-17 Koperasi Alas Mandiri KTI: Tutup Buku 2024 dengan Capaian Positif dan Transparansi

  **PROBOLINGGO** – Koperasi Alas Mandiri KTI berhasil menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-17 dengan sukses pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025. Acara penting ini digunakan untuk menutup buku tahun fiskal 2024 sekaligus mempertanggungjawabkan kinerja pengurus kepada seluruh anggota. Dihadiri perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Probolinggo, jajaran pengurus, serta seluruh anggota koperasi, RAT berlangsung khidmat dan lancar, menegaskan komitmen koperasi terhadap prinsip keterbukaan dan kebersamaan. Laporan Keuangan Tahun 2024: Pertumbuhan Stabil dan Pengelolaan Efisien Salah satu puncak agenda RAT adalah penyampaian laporan keuangan tahun 2024 oleh pengurus. Data yang dipaparkan menunjukkan pencapaian yang membanggakan:   - Total Pendapatan: Rp. 2.237.059.957   - Total Beban: Rp. 2.224.259.332   Dari angka tersebut, Koperasi Alas Mandiri KTI berhasil mencatat surplus sebesar Rp. 12.800.625 Capaian ini mencerminkan...