Langsung ke konten utama

Kapuk Hutan (Bombax ceiba L.)



Gambar pohon Kapuk Hutan di Sengkaling Malang Jawa Timur
Sinonim : Bombax malabaricum DC., Gossampinus heptaphylla BAKH, Salmalia malabarica (DC) Schott & Endl. Nama Lain : Cottonwood (perdagangan), Kapuk hutan (Indonesia), Randu agung (Jawa). Penyebaran : Dari Pakistan dan India kemudian Myanmar, Indochina, China, Taiwan, Thailand, Jawa, Kalimantan (Sabah), Philipina, Sulawesi, Maluku, Papua dan Australia bagian Utara.
Batang besar tergolong raksasa rimba dengan tinggi sampai 45 m dan besar batang 4 meter dengan banir-banir lebar dan alur-alur menaik tinggi, selain itu batangnya tegap bagaikan tiang dan bertajuk jarang yang terbentang agak tinggi. Di Jawa tumbuh dibawah ketinggian 900 mdpl.
Menurut Ny. Kloppenburg cairan yang keluar dari akar-akar setelah diiris sebelum matahari terbit dapat dipakai sebagai obat minuman untuk sariawan dan seduhan dari kulit akarnya yang dimemarkan itu diminum untuk meredakan rasa panas dalam daerah lambung.
Penggunaan : Kapuk tergolong jenis kayu dengan grade rendah, dipakai untuk bahan packing, korek api (India), kotak korek api, core-veneer plywood (Papua Nugini), bahan bangunan sementara, alat musik, moulding, alat-alat rumah tangga, pelampung, mebel sederhana, bahan penyekat dan kano. Buah kapuk dipakai untuk bahan bantal dll, ditanam untuk tanaman hias, ditanam sekitar candi (Vietnam).

Di Jawa tumbuh di kuburan dianggap sakral. Getah yang keluar dari kulit batang dan akar dipakai untuk obat diare, disentri dan demam. Serat kayu untuk bahan pulp, minyak dari biji untuk sabun, bunganya direbus dan bisa dimakan. Daun dan tunas untuk pakan ternak.
Sifat Kayu : Kapuk mempunyai density 120-545 kg/m3 pada MC 15% dan specific gravity 0,228 gr/cm2. Kayu teras berwarna kekuning-kuningan. Jenis randu ini berbeda karakter dengan randu kapuk biasa. Dari informasi yang diperoleh bahwa meskipun kecepatan tumbuhnya sama tetapi kayu randu hutan lebih keras daripada randu biasa. Seperti umumnya randu memiliki akar banir yang kuat, bentuk batangnya lurus dengan tinggi 15-20 meter, kulit batang berduri, cabangnya kecil dan horizontal dan diameter mencapai 50 cm. ***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELATIHAN K3 DAN PEMAKAIAN APD BAGI PEKERJA PERSEMAIAN KAM KTI

Persemaian ( nursery ) adalah tempat atau areal untuk kegiatan memproses benih (atau bahan lain dari tanaman) menjadi bibit/semai yang siap ditanam di lapangan. Kegiatan di persemaian merupakan kegiatan awal di lapangan dari penanaman hutan sehingga persemaian memegang peranan sangat penting dan merupakan kunci utama dalam upaya mencapai keberhasilan penanaman hutan. Penanaman benih ke lapangan dapat dilakukan secara langsung (direct planting) dan secara tidak langsung yang berarti harus disemaikan terlebih dahulu di tempat persemaian. Penanaman secara langsung ke lapangan biasanya dilakukan apabila biji-biji (benih) tersebut berukuran besar dan jumlah persediaannya melimpah. Meskipun ukuran benih besar tetapi kalau jumlahnya terbatas, maka benih tersebut sebaiknya disemaikan terlebih dulu. Pemilihan Lokasi Persemaian Keberhasilan persemaian benih ditentukan oleh ketepatan dalam pemilihan tempat. Oleh karena itu perlu diperhatikan beberapa persyaratan memilih tempat persem...

Rapat Anggota Tahunan Ke-17 Koperasi Alas Mandiri KTI: Tutup Buku 2024 dengan Capaian Positif dan Transparansi

  **PROBOLINGGO** – Koperasi Alas Mandiri KTI berhasil menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-17 dengan sukses pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025. Acara penting ini digunakan untuk menutup buku tahun fiskal 2024 sekaligus mempertanggungjawabkan kinerja pengurus kepada seluruh anggota. Dihadiri perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Probolinggo, jajaran pengurus, serta seluruh anggota koperasi, RAT berlangsung khidmat dan lancar, menegaskan komitmen koperasi terhadap prinsip keterbukaan dan kebersamaan. Laporan Keuangan Tahun 2024: Pertumbuhan Stabil dan Pengelolaan Efisien Salah satu puncak agenda RAT adalah penyampaian laporan keuangan tahun 2024 oleh pengurus. Data yang dipaparkan menunjukkan pencapaian yang membanggakan:   - Total Pendapatan: Rp. 2.237.059.957   - Total Beban: Rp. 2.224.259.332   Dari angka tersebut, Koperasi Alas Mandiri KTI berhasil mencatat surplus sebesar Rp. 12.800.625 Capaian ini mencerminkan...