Langsung ke konten utama

Rapat Anggota Tahunan Ke-17 Koperasi Alas Mandiri KTI: Tutup Buku 2024 dengan Capaian Positif dan Transparansi

 

**PROBOLINGGO** – Koperasi Alas Mandiri KTI berhasil menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-17 dengan sukses pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025. Acara penting ini digunakan untuk menutup buku tahun fiskal 2024 sekaligus mempertanggungjawabkan kinerja pengurus kepada seluruh anggota. Dihadiri perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Probolinggo, jajaran pengurus, serta seluruh anggota koperasi, RAT berlangsung khidmat dan lancar, menegaskan komitmen koperasi terhadap prinsip keterbukaan dan kebersamaan.


Laporan Keuangan Tahun 2024: Pertumbuhan Stabil dan Pengelolaan Efisien

Salah satu puncak agenda RAT adalah penyampaian laporan keuangan tahun 2024 oleh pengurus. Data yang dipaparkan menunjukkan pencapaian yang membanggakan:  

- Total Pendapatan: Rp. 2.237.059.957  

- Total Beban: Rp. 2.224.259.332  


Dari angka tersebut, Koperasi Alas Mandiri KTI berhasil mencatat surplus sebesar Rp. 12.800.625 Capaian ini mencerminkan efektivitas pengelolaan keuangan, disiplin anggaran, serta strategi bisnis yang tepat sasaran di tengah tantangan ekonomi. Surplus ini akan dialokasikan untuk peningkatan modal usaha, pemberian jasa anggota, serta cadangan koperasi guna memperkuat fondasi keberlanjutan.


Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Fokus Utama

RAT ke-17 ini tidak hanya sekadar formalitas administratif, tetapi juga wujud nyata transparansi dan akuntabilitas pengurus kepada anggota. Seluruh laporan keuangan, program kerja, serta rencana strategis tahun 2025 dibahas secara terbuka. Anggota diberi ruang luas untuk mengajukan pertanyaan, saran, dan masukan guna penyempurnaan kinerja koperasi di masa mendatang.  


Kehadiran perwakilan Dinas Koperasi Probolinggoturut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan RAT yang tertib dan profesional. "Koperasi Alas Mandiri KTI telah menunjukkan contoh baik dalam pengelolaan koperasi yang sehat dan berorientasi pada kepentingan anggota. Kami berharap koperasi ini terus menjadi motor perekonomian masyarakat," ujar salah satu perwakilan dinas.



Komitmen Bersama untuk Masa Depan Lebih Gemilang

Dalam sambutannya, Ketua Koperasi Alas Mandiri KTI menegaskan bahwa surplus yang diraih bukanlah akhir, melainkan modal untuk memperkuat layanan kepada anggota. "Tahun 2025 akan kami fokuskan pada digitalisasi layanan, peningkatan kualitas produk unggulan, serta perluasan jaringan pemasaran. Kami berkomitmen menjadikan koperasi sebagai pilar ekonomi yang memberi dampak nyata bagi kesejahteraan anggota," paparnya.  


Para anggota pun menyambut baik rencana tersebut dengan antusias. Mereka berharap koperasi terus mempertahankan integritas, inovasi, dan semangat kekeluargaan yang telah menjadi ciri khas Alas Mandiri KTI.


Penutup: Momentum Meneguhkan Solidaritas

Rapat Anggota Tahunan ke-17 Koperasi Alas Mandiri KTI berakhir dengan kesepakatan bulat terkait laporan pertanggungjawaban pengurus serta program kerja tahun 2025. Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, menandai keberhasilan sebuah forum yang tak hanya membahas angka, tetapi juga mempererat tali silaturahmi sesama anggota.  


Dengan surplus positif dan dukungan penuh dari anggota serta pemangku kepentingan, Koperasi Alas Mandiri KTI siap melangkah maju. Terbukti bahwa dengan kebersamaan, transparansi, dan pengelolaan profesional, koperasi mampu menjadi agen transformasi ekonomi yang andal dan berkelanjutan.  



---

Tentang Koperasi Alas Mandiri KTI

Koperasi Alas Mandiri KTI adalah koperasi yang berbasis di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, bergerak di bidang usaha Penggergajian Kayu. Sejak didirikan, koperasi ini konsisten memberikan layanan usaha pembelian kayu dan jasa penggergjian yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi anggota serta masyarakat sekitar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapuk Hutan (Bombax ceiba L.)

Gambar pohon Kapuk Hutan di Sengkaling Malang Jawa Timur Sinonim : Bombax malabaricum DC., Gossampinus heptaphylla BAKH, Salmalia malabarica (DC) Schott & Endl. Nama Lain : Cottonwood (perdagangan), Kapuk hutan (Indonesia), Randu agung (Jawa). Penyebaran : Dari Pakistan dan India kemudian Myanmar, Indochina, China, Taiwan, Thailand, Jawa, Kalimantan (Sabah), Philipina, Sulawesi, Maluku, Papua dan Australia bagian Utara. Batang besar tergolong raksasa rimba dengan tinggi sampai 45 m dan besar batang 4 meter dengan banir-banir lebar dan alur-alur menaik tinggi, selain itu batangnya tegap bagaikan tiang dan bertajuk jarang yang terbentang agak tinggi. Di Jawa tumbuh dibawah ketinggian 900 mdpl. Menurut Ny. Kloppenburg cairan yang keluar dari akar-akar setelah diiris sebelum matahari terbit dapat dipakai sebagai obat minuman untuk sariawan dan seduhan dari kulit akarnya yang dimemarkan itu diminum untuk meredakan rasa panas dalam daerah lambung. Penggunaan : Kapuk tergolong...

PELATIHAN K3 DAN PEMAKAIAN APD BAGI PEKERJA PERSEMAIAN KAM KTI

Persemaian ( nursery ) adalah tempat atau areal untuk kegiatan memproses benih (atau bahan lain dari tanaman) menjadi bibit/semai yang siap ditanam di lapangan. Kegiatan di persemaian merupakan kegiatan awal di lapangan dari penanaman hutan sehingga persemaian memegang peranan sangat penting dan merupakan kunci utama dalam upaya mencapai keberhasilan penanaman hutan. Penanaman benih ke lapangan dapat dilakukan secara langsung (direct planting) dan secara tidak langsung yang berarti harus disemaikan terlebih dahulu di tempat persemaian. Penanaman secara langsung ke lapangan biasanya dilakukan apabila biji-biji (benih) tersebut berukuran besar dan jumlah persediaannya melimpah. Meskipun ukuran benih besar tetapi kalau jumlahnya terbatas, maka benih tersebut sebaiknya disemaikan terlebih dulu. Pemilihan Lokasi Persemaian Keberhasilan persemaian benih ditentukan oleh ketepatan dalam pemilihan tempat. Oleh karena itu perlu diperhatikan beberapa persyaratan memilih tempat persem...