Langsung ke konten utama

KAM KTI Kembali Mendapat Piala Emas Prima Wana Mitra 2012

Workshop Industri Kehutanan Berbasis Hutan Rakyat

Bertempat di Auditorium Manggala Wanabhakti, KAM KTI bersama 24 perusahaan dan 15 koperasi atau kelompok tani mitra menerima penghargaan Prima Wana Mitra 2012 pada tanggal 13 Desember kemarin. Mengusung tema "Hutan Lestari, Industri Berseri, Rakyat Sejahtera" penyerahan penghargaan dilakukan oleh Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, SE, MM. jam. 12:50.  Jadwal penyerahan sempat molor karena pada hari yang telah direncanakan bersamaan dengan acara Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Bali yang diikuti oleh beberapa menteri termasuk Menteri Kehutanan.

Menerima Piala Platinum dari Menteri Kehutanan Bapak Zulkifli Hasan
Pada tahun ini PT. KTI telah menerima piala Platinum karena selama 2 tahun berturut-turut telah menerima piala emas atas usahanya melakukan kerjasama penanaman dengan masyarakat.  Sedangkan KAM KTI sebagai salah satu mitra yang berbentuk koperasi telah melakukan kerjasama sejak tahun 2004 jauh tahun sebelum koperasi berdiri.  Dalam satu tahun paling tidak KAM KTI menanam 200.000 bibit untuk ditanam di lahan anggota.

Proses penilaian dilaksanakan bersamaan dengan jadwal audit Surveillance di KAM KTI dan juga dilakukan di pabrik KTI.  Sebenarnya inti dari penilaian bagi industri adalah keseimbangan antara produksi hasil dari penanaman dengan pemenuhan kebutuhan bahan baku tiap tahun sedangkan bagi kelompok tani/koperasi adalah untuk menilai proses pengelolaannya dan menjaga hubungan baiknya antara perusahaan induk dengan koperasi/kelompok tani itu sendiri.

Dalam acara penyerahan itu pula diselenggarakan workshop Industri Kehutanan Berbasis Hutan Rakyat tentang roadmap industri kehutanan berbasis hutan rakyat, kebijakan pengembangan hutan rakyat, respon industri kehutanan dan kelompok tani dalam pelaksanaan SVLK serta dukungan kebijakan pembiayaan dalam rangka mendukung pengembangan hutan rakyat.

Penghargaan Prima Wana Mitra Piala Platinum dan Emas untuk PT. KTI dan KAM KTI
Dengan adanya workshop dan pemberian penghargaan Prima Wana Mitra ini diharapkan untuk industri kehutanan dan kelompok tani/koperasi menjadi terpacu untuk pengembangan yang lebih baik dimasa yang akan datang.*** Go Green***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapuk Hutan (Bombax ceiba L.)

Gambar pohon Kapuk Hutan di Sengkaling Malang Jawa Timur Sinonim : Bombax malabaricum DC., Gossampinus heptaphylla BAKH, Salmalia malabarica (DC) Schott & Endl. Nama Lain : Cottonwood (perdagangan), Kapuk hutan (Indonesia), Randu agung (Jawa). Penyebaran : Dari Pakistan dan India kemudian Myanmar, Indochina, China, Taiwan, Thailand, Jawa, Kalimantan (Sabah), Philipina, Sulawesi, Maluku, Papua dan Australia bagian Utara. Batang besar tergolong raksasa rimba dengan tinggi sampai 45 m dan besar batang 4 meter dengan banir-banir lebar dan alur-alur menaik tinggi, selain itu batangnya tegap bagaikan tiang dan bertajuk jarang yang terbentang agak tinggi. Di Jawa tumbuh dibawah ketinggian 900 mdpl. Menurut Ny. Kloppenburg cairan yang keluar dari akar-akar setelah diiris sebelum matahari terbit dapat dipakai sebagai obat minuman untuk sariawan dan seduhan dari kulit akarnya yang dimemarkan itu diminum untuk meredakan rasa panas dalam daerah lambung. Penggunaan : Kapuk tergolong...

PELATIHAN K3 DAN PEMAKAIAN APD BAGI PEKERJA PERSEMAIAN KAM KTI

Persemaian ( nursery ) adalah tempat atau areal untuk kegiatan memproses benih (atau bahan lain dari tanaman) menjadi bibit/semai yang siap ditanam di lapangan. Kegiatan di persemaian merupakan kegiatan awal di lapangan dari penanaman hutan sehingga persemaian memegang peranan sangat penting dan merupakan kunci utama dalam upaya mencapai keberhasilan penanaman hutan. Penanaman benih ke lapangan dapat dilakukan secara langsung (direct planting) dan secara tidak langsung yang berarti harus disemaikan terlebih dahulu di tempat persemaian. Penanaman secara langsung ke lapangan biasanya dilakukan apabila biji-biji (benih) tersebut berukuran besar dan jumlah persediaannya melimpah. Meskipun ukuran benih besar tetapi kalau jumlahnya terbatas, maka benih tersebut sebaiknya disemaikan terlebih dulu. Pemilihan Lokasi Persemaian Keberhasilan persemaian benih ditentukan oleh ketepatan dalam pemilihan tempat. Oleh karena itu perlu diperhatikan beberapa persyaratan memilih tempat persem...

Rapat Anggota Tahunan Ke-17 Koperasi Alas Mandiri KTI: Tutup Buku 2024 dengan Capaian Positif dan Transparansi

  **PROBOLINGGO** – Koperasi Alas Mandiri KTI berhasil menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-17 dengan sukses pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025. Acara penting ini digunakan untuk menutup buku tahun fiskal 2024 sekaligus mempertanggungjawabkan kinerja pengurus kepada seluruh anggota. Dihadiri perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Probolinggo, jajaran pengurus, serta seluruh anggota koperasi, RAT berlangsung khidmat dan lancar, menegaskan komitmen koperasi terhadap prinsip keterbukaan dan kebersamaan. Laporan Keuangan Tahun 2024: Pertumbuhan Stabil dan Pengelolaan Efisien Salah satu puncak agenda RAT adalah penyampaian laporan keuangan tahun 2024 oleh pengurus. Data yang dipaparkan menunjukkan pencapaian yang membanggakan:   - Total Pendapatan: Rp. 2.237.059.957   - Total Beban: Rp. 2.224.259.332   Dari angka tersebut, Koperasi Alas Mandiri KTI berhasil mencatat surplus sebesar Rp. 12.800.625 Capaian ini mencerminkan...