Langsung ke konten utama

KAM KTI MENUJU 1000 HEKTARE

Bismillahirrahmaanirrahim, Insya Allah pada bulan Mei ini KAM KTI akan mengajukan perluasan lahan sampai dengan 1000 ha. Apa saja persiapan yang dilakukan? Berikut ini adalah beberapa kegiatan dan kerja keras dari tim kami.
  1. Tracking GPS semua calon anggota
    Dalam usaha perluasan lahan kita telah menyiapkan GPS sebanyak 9 buah yang masing-masing dioperasikan di kelompok-kelompok yang mempunyai potensi tanaman dengan jumlah besar. Semua GPS berjalan secara bersamaan dan di-download setiap hari. Hasil perluasan sampai dengan laporan dikirimkan ke PT. MAL adalah 1.004,55 ha. Artinya penambahan lahan baru dari 331,60 ha ditambah 672,95 ha.
  2. Inventarisasi tanaman anggota lama dan baru
    Ini perlu dilakukan karena hasilnya digunakan untuk membuat pedoman Jatah Tebang Tahunan (AAC = Annual Allowable Cut). Estimasi untuk jatah tebang pertahun adalah 18.120 m3/th.
  3. Penanaman kembali untuk regenerasi
    Perlunya dilakukan penanaman kembali adalah untuk menyiapkan daur berikutnya supaya prinsip kelestarian bahan baku atau produksi tetap terjaga/lestari. Jenis-jenis tanaman baru yang ditanam utamanya adalah Sengon, Balsa dan Jabon. Selain tanaman produksi juga ditanam MPTS untuk tujuan konservasi yaitu berupa tanaman buah-buahan dan pakan ternak berkayu.
  4. Sosialisasi dan pelatihan
    Dilakukan sosialisasi untuk memberi pengertian kepada calon anggota baru tentang konsep SFM dan keuntungan-keuntungan yang akan didapat jika menjadi anggota KAM KTI serta menambah wawasan dan pengetahuan hal-hal lainnya.
  5. Pemilihan area konservaasi dan lindung
    Area konservasi dan area lindung merupakan salah satu syarat penting yang harus dipatuhi, dimana seluas minimal 10% dari seluruh area produksi dikhususkan untuk tujuan perlindungan alam dan lahan. Jika luas total area produksi adalah 1.004,55 ha maka paling tidak harus tersedia 100,455 ha untuk area konservasi dan area lindung.
  6. Persiapan Alat Pelindung Diri (APD)
    Seperti tahun-tahun sebelumnya bahwa APD selalu disiapkan dan digunakan untuk alat pengaman bagi seluruh pekerja, petugas dan anggota yang melakukan kerja di setiap kegiatan terutama yang berpotensi beresiko terjadi kecelakaan kerja. APD yang disiapkan adalah sepatu boot, goggle/kacamata, sarung tangan, helm dan earplug. Semua APD telah disiapkan disemua kelompok.
  7. Kelengkapan dokumen
    Ini berhubungan dengan semua data keanggotaan, laporan kerja dan hubungan kerja dengan pihak lain misalnya database anggota, tanaman, surat keluar masuk, rencana tebangan, surat ijin, surat jalan, data tebangan dan lain-lain.
Usaha kerja keras telah ditempuh dan semua kesalahan telah diperbaiki. Tapi sebagai manusia tidak luput dari kesalahan dan kelalaian. Semoga saja usaha perluasan ini dapat berjalan dengan lancar. Amien. Wassalam.
Oleh: Habib Abdul Qodir Al-Hamid, Pembina KAM KTI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapuk Hutan (Bombax ceiba L.)

Gambar pohon Kapuk Hutan di Sengkaling Malang Jawa Timur Sinonim : Bombax malabaricum DC., Gossampinus heptaphylla BAKH, Salmalia malabarica (DC) Schott & Endl. Nama Lain : Cottonwood (perdagangan), Kapuk hutan (Indonesia), Randu agung (Jawa). Penyebaran : Dari Pakistan dan India kemudian Myanmar, Indochina, China, Taiwan, Thailand, Jawa, Kalimantan (Sabah), Philipina, Sulawesi, Maluku, Papua dan Australia bagian Utara. Batang besar tergolong raksasa rimba dengan tinggi sampai 45 m dan besar batang 4 meter dengan banir-banir lebar dan alur-alur menaik tinggi, selain itu batangnya tegap bagaikan tiang dan bertajuk jarang yang terbentang agak tinggi. Di Jawa tumbuh dibawah ketinggian 900 mdpl. Menurut Ny. Kloppenburg cairan yang keluar dari akar-akar setelah diiris sebelum matahari terbit dapat dipakai sebagai obat minuman untuk sariawan dan seduhan dari kulit akarnya yang dimemarkan itu diminum untuk meredakan rasa panas dalam daerah lambung. Penggunaan : Kapuk tergolong...

UPAYA MENYELESAIKAN CORRECTIVE ACTION REGISTER (CAR)

Himbauan larangan berburu satwa langka di lahan KAM KTI- FSC™ Sumur sebagai sumber air yang dipakai 20 KK yang ada lahan anggota Akhir bulan Juli yang lalu kami menerima e-mail dari Soil Association Woodmark yang isinya memberitahukan laporan resmi hasil Surveillence pertama kami pada bulan Mei yang lalu. Memang isi beritanya cukup membuat kami terkejut dengan adanya temuan-temuan Recomemmendation - Minor dan bahkan Major , tapi hal ini adalah sebuah koreksi yang membuat kami harus menjalani prosedur dengan benar. Berikut ini adalah isi email dari Soil Association Woodmark : From: Alison Pilling [mailto:APilling@SoilAssociation.org] On Behalf Of WM Sent: Wednesday, July 28, 2010 8:43 PM To: suhardjono@kti.co.id Subject: Fw: FINAL S1 report for KAM KTI: SA-FM/COC-002083 with 11 MAJOR conditions Dear Suhardjono Please find attached, the FINAL S1 report for KAM KTI. This report shows there are 11 MAJOR conditions which all need to be closed by 27th October 2010. A new product sch...

Public Summary 2025

  PUBLIC SUMMARY 01/PS/KAM-KTI/I/2025 1.         Sekilas Tentang KAM KTI Koperasi Alas Mandiri KTI (KAM KTI) adalah organisasi yang dibentuk petani di Kecamatan Krucil, Tiris dan Maron, Kabupaten Probolinggo dengan fasilitasi PT. KTI Probolinggo. KAM KTI memiliki visi m enciptakan dan mengelola hutan rakyat secara lestari dengan mematuhi semua peraturan perundangan yang berlaku serta pedoman Pengelolaan Hutan Lestari standard International guna mensejahterakan anggota koperasi dan masyarakat sekitar. Sedangkan untuk misi, yaitu : a. Mempunyai areal kelola yang  bersertifikat secara luas dan lestari. b. Menghormati norma masyarakat dan mematuhi semua peraturan perundangan yang berlaku serta semua prinsip, standar, dan kriteria Pengelolaan Hutan Lestari dalam pengelolaan hutan rakyat untuk jangka panjang. c. Ikut menjaga kelestarian lingkungan sekitar. d. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota.     KAM KTI juga...