Langsung ke konten utama

Sosialisasi Safety bagi Pekerja Sawmill



Kesehatan dan keselamatan kerja/K3 atau safety adalah salah satu issue yang sangat penting dalam melakukan suatu pekerjaan.Salah satu prinsip FSC menyatakan bahwa perusahaan harus menjamin bahwa pekerja (termasuk manajer dan pengawas) mendapat pelatihan yang relevan terhadap pekerjaan dan tugas mereka. Selain itu dinyatakan bahwa perusahaan akan menjamin bahwa pekerja telah dilengkapi dengan alat pelindung diri/APD yang sesuai dengan pekerjaan dan peralatan yang dipakainya. Perusahaan juga harus mengambil langkah untuk menjamin bahwa pekerja menggunakan APD yang ada.

                   
                                                                                                                                                                                                                
KAM KTI dalam kegiatan operasional kehutanan dengan mementingkan Keselamatan Kerja yang merupakan tanggungjawab bersama antara KAM KTI dan semua pekerja termasuk pada tenaga sub-kontraktor serta wajib melakukan pelatihan K3 kepada petugas maupun anggota KAM KTI. Pada tanggal 17 Maret 2015 KAM KTI berkesempatan mengadakan sosialisasi mengenai safety dan penggunaan APD.bagi pekerja sawmill KAM KTI.. Pada kegiatan sawmill atau penggergajian kayu, APD standar yang dipergunakan diantaranya adalah sepatu/boots, sarung tangan, masker dan kacamata kerja/goggle untuk mencegah masuknya serbuk/partikel kayu dan debu ke area mata dan system pernapasan, helm kerja, serta earplug untuk mengurangi kebisingan akibat suara mesin bandsaw yang dapat mengganggu pendengaran operator bandsaw.Mewajbkan penggunaan APD standar bagi semua pekerja merupakan bentuk komitmen KAM KTI dalam menjamin kesehatan & keselamatan para pekerja serta mengurangi resiko terjadinya kecelakaan kerja.
*SAFETY FIRST!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapuk Hutan (Bombax ceiba L.)

Gambar pohon Kapuk Hutan di Sengkaling Malang Jawa Timur Sinonim : Bombax malabaricum DC., Gossampinus heptaphylla BAKH, Salmalia malabarica (DC) Schott & Endl. Nama Lain : Cottonwood (perdagangan), Kapuk hutan (Indonesia), Randu agung (Jawa). Penyebaran : Dari Pakistan dan India kemudian Myanmar, Indochina, China, Taiwan, Thailand, Jawa, Kalimantan (Sabah), Philipina, Sulawesi, Maluku, Papua dan Australia bagian Utara. Batang besar tergolong raksasa rimba dengan tinggi sampai 45 m dan besar batang 4 meter dengan banir-banir lebar dan alur-alur menaik tinggi, selain itu batangnya tegap bagaikan tiang dan bertajuk jarang yang terbentang agak tinggi. Di Jawa tumbuh dibawah ketinggian 900 mdpl. Menurut Ny. Kloppenburg cairan yang keluar dari akar-akar setelah diiris sebelum matahari terbit dapat dipakai sebagai obat minuman untuk sariawan dan seduhan dari kulit akarnya yang dimemarkan itu diminum untuk meredakan rasa panas dalam daerah lambung. Penggunaan : Kapuk tergolong...

PELATIHAN K3 DAN PEMAKAIAN APD BAGI PEKERJA PERSEMAIAN KAM KTI

Persemaian ( nursery ) adalah tempat atau areal untuk kegiatan memproses benih (atau bahan lain dari tanaman) menjadi bibit/semai yang siap ditanam di lapangan. Kegiatan di persemaian merupakan kegiatan awal di lapangan dari penanaman hutan sehingga persemaian memegang peranan sangat penting dan merupakan kunci utama dalam upaya mencapai keberhasilan penanaman hutan. Penanaman benih ke lapangan dapat dilakukan secara langsung (direct planting) dan secara tidak langsung yang berarti harus disemaikan terlebih dahulu di tempat persemaian. Penanaman secara langsung ke lapangan biasanya dilakukan apabila biji-biji (benih) tersebut berukuran besar dan jumlah persediaannya melimpah. Meskipun ukuran benih besar tetapi kalau jumlahnya terbatas, maka benih tersebut sebaiknya disemaikan terlebih dulu. Pemilihan Lokasi Persemaian Keberhasilan persemaian benih ditentukan oleh ketepatan dalam pemilihan tempat. Oleh karena itu perlu diperhatikan beberapa persyaratan memilih tempat persem...

Rapat Anggota Tahunan Ke-17 Koperasi Alas Mandiri KTI: Tutup Buku 2024 dengan Capaian Positif dan Transparansi

  **PROBOLINGGO** – Koperasi Alas Mandiri KTI berhasil menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-17 dengan sukses pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025. Acara penting ini digunakan untuk menutup buku tahun fiskal 2024 sekaligus mempertanggungjawabkan kinerja pengurus kepada seluruh anggota. Dihadiri perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Probolinggo, jajaran pengurus, serta seluruh anggota koperasi, RAT berlangsung khidmat dan lancar, menegaskan komitmen koperasi terhadap prinsip keterbukaan dan kebersamaan. Laporan Keuangan Tahun 2024: Pertumbuhan Stabil dan Pengelolaan Efisien Salah satu puncak agenda RAT adalah penyampaian laporan keuangan tahun 2024 oleh pengurus. Data yang dipaparkan menunjukkan pencapaian yang membanggakan:   - Total Pendapatan: Rp. 2.237.059.957   - Total Beban: Rp. 2.224.259.332   Dari angka tersebut, Koperasi Alas Mandiri KTI berhasil mencatat surplus sebesar Rp. 12.800.625 Capaian ini mencerminkan...