Langsung ke konten utama

1000 Hektar pun Diakui

Baru dua belas hari lalu (Sabtu Legi, 12 Mei 2012) kami mendapatkan persetujuan perluasan area kerja menjadi 1.004,55 ha. Alhamdulillah berkat Do'a, dukungan dan kerja keras tim akhirnya kelelahan ini terjawab sudah.

Sekedar untuk mereview informasi profil KAM KTI dengan kapasitas kita yang baru adalah sebagai berikut: Terdiri dari 21 desa yaitu:
  1. Andungbiru
  2. Andungsari
  3. Bermi
  4. Betek
  5. Brabe
  6. Guyangan
  7. Kertosuko
  8. Krobungan
  9. Krucil
  10. Pedagangan
  11. Pesawahan
  12. Plaosan
  13. Racek
  14. Ranu Gedang
  15. Roto
  16. Segaran
  17. Sumberdawe
  18. Sumberduren
  19. Tambelang
  20. Tiris
  21. Wedusan
Lokasi tersebut masuk dalam 3 kecamatan yaitu : Krucil, Tiris dan Maron. Luas lahan anggota yang disertifikasi 1.004,55 ha dengan kapasitas produksi 2011 sebesar 18.120 m2/tahun. Jenis yang tersedia untuk ditebang : Sengon, Balsa, Jabon, Mahoni, Mindi dan Anggrung sedangkan jenis lain masih dalam skala kecil.
Pada bulan September 2012 rencananya akan diadakan Surveilance ke-3 yang akan diaudit oleh Tim dari PT. Mutuagung Lestari dan staf dari Soil Association Woodmark. Kita berharap semoga untuk Surveilance tahun ini akan berjalan lebih lancar tanpa ada penemuan ketidaksesuaian dengan standart FSC™ lagi. ***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapuk Hutan (Bombax ceiba L.)

Gambar pohon Kapuk Hutan di Sengkaling Malang Jawa Timur Sinonim : Bombax malabaricum DC., Gossampinus heptaphylla BAKH, Salmalia malabarica (DC) Schott & Endl. Nama Lain : Cottonwood (perdagangan), Kapuk hutan (Indonesia), Randu agung (Jawa). Penyebaran : Dari Pakistan dan India kemudian Myanmar, Indochina, China, Taiwan, Thailand, Jawa, Kalimantan (Sabah), Philipina, Sulawesi, Maluku, Papua dan Australia bagian Utara. Batang besar tergolong raksasa rimba dengan tinggi sampai 45 m dan besar batang 4 meter dengan banir-banir lebar dan alur-alur menaik tinggi, selain itu batangnya tegap bagaikan tiang dan bertajuk jarang yang terbentang agak tinggi. Di Jawa tumbuh dibawah ketinggian 900 mdpl. Menurut Ny. Kloppenburg cairan yang keluar dari akar-akar setelah diiris sebelum matahari terbit dapat dipakai sebagai obat minuman untuk sariawan dan seduhan dari kulit akarnya yang dimemarkan itu diminum untuk meredakan rasa panas dalam daerah lambung. Penggunaan : Kapuk tergolong...

PELATIHAN K3 DAN PEMAKAIAN APD BAGI PEKERJA PERSEMAIAN KAM KTI

Persemaian ( nursery ) adalah tempat atau areal untuk kegiatan memproses benih (atau bahan lain dari tanaman) menjadi bibit/semai yang siap ditanam di lapangan. Kegiatan di persemaian merupakan kegiatan awal di lapangan dari penanaman hutan sehingga persemaian memegang peranan sangat penting dan merupakan kunci utama dalam upaya mencapai keberhasilan penanaman hutan. Penanaman benih ke lapangan dapat dilakukan secara langsung (direct planting) dan secara tidak langsung yang berarti harus disemaikan terlebih dahulu di tempat persemaian. Penanaman secara langsung ke lapangan biasanya dilakukan apabila biji-biji (benih) tersebut berukuran besar dan jumlah persediaannya melimpah. Meskipun ukuran benih besar tetapi kalau jumlahnya terbatas, maka benih tersebut sebaiknya disemaikan terlebih dulu. Pemilihan Lokasi Persemaian Keberhasilan persemaian benih ditentukan oleh ketepatan dalam pemilihan tempat. Oleh karena itu perlu diperhatikan beberapa persyaratan memilih tempat persem...

Rapat Anggota Tahunan Ke-17 Koperasi Alas Mandiri KTI: Tutup Buku 2024 dengan Capaian Positif dan Transparansi

  **PROBOLINGGO** – Koperasi Alas Mandiri KTI berhasil menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-17 dengan sukses pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025. Acara penting ini digunakan untuk menutup buku tahun fiskal 2024 sekaligus mempertanggungjawabkan kinerja pengurus kepada seluruh anggota. Dihadiri perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Probolinggo, jajaran pengurus, serta seluruh anggota koperasi, RAT berlangsung khidmat dan lancar, menegaskan komitmen koperasi terhadap prinsip keterbukaan dan kebersamaan. Laporan Keuangan Tahun 2024: Pertumbuhan Stabil dan Pengelolaan Efisien Salah satu puncak agenda RAT adalah penyampaian laporan keuangan tahun 2024 oleh pengurus. Data yang dipaparkan menunjukkan pencapaian yang membanggakan:   - Total Pendapatan: Rp. 2.237.059.957   - Total Beban: Rp. 2.224.259.332   Dari angka tersebut, Koperasi Alas Mandiri KTI berhasil mencatat surplus sebesar Rp. 12.800.625 Capaian ini mencerminkan...