Langsung ke konten utama

Pembuatan Petak Ukur Permanen

Bulan November ini aktifitas di KAM KTI adalah menyelesaikan invetarisasi hutan. Selain itu KAM KTI juga membuat Petak Ukur Permanen (PUP) yang bertujuan untuk mengukur pertumbuhan kayu dilahan milik anggota.  Sebenarnya pembuatan petak ukur ini sudah pernah dilakukan pada tahun 2007, tetapi untuk sekarang kami ingin mengetahui data terkini tentang perkembangan pertumbuhan tanaman apakah masih relevan dengan data yang telah kami lakukan pada tahun 2007 lalu.
Dalam pengukuran ini dilakukan penandaan pada semua tanaman dalam radius lingkaran 17,8 meter menggunakan cat.  Selanjutnya dilakukan pengukuran ulang setiap 2 bulan sekali selama 2 tahun. Pengukuran tiap tanaman ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti lokasi, sistem silvikultur, jarak tanam, curah hujan, dll. Dari pengukuran ini diharapkan dapat diketahui berapakah riap tanaman tiap tahun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapuk Hutan (Bombax ceiba L.)

Gambar pohon Kapuk Hutan di Sengkaling Malang Jawa Timur Sinonim : Bombax malabaricum DC., Gossampinus heptaphylla BAKH, Salmalia malabarica (DC) Schott & Endl. Nama Lain : Cottonwood (perdagangan), Kapuk hutan (Indonesia), Randu agung (Jawa). Penyebaran : Dari Pakistan dan India kemudian Myanmar, Indochina, China, Taiwan, Thailand, Jawa, Kalimantan (Sabah), Philipina, Sulawesi, Maluku, Papua dan Australia bagian Utara. Batang besar tergolong raksasa rimba dengan tinggi sampai 45 m dan besar batang 4 meter dengan banir-banir lebar dan alur-alur menaik tinggi, selain itu batangnya tegap bagaikan tiang dan bertajuk jarang yang terbentang agak tinggi. Di Jawa tumbuh dibawah ketinggian 900 mdpl. Menurut Ny. Kloppenburg cairan yang keluar dari akar-akar setelah diiris sebelum matahari terbit dapat dipakai sebagai obat minuman untuk sariawan dan seduhan dari kulit akarnya yang dimemarkan itu diminum untuk meredakan rasa panas dalam daerah lambung. Penggunaan : Kapuk tergolong...

Public Summary 2025

  PUBLIC SUMMARY 01/PS/KAM-KTI/I/2025 1.         Sekilas Tentang KAM KTI Koperasi Alas Mandiri KTI (KAM KTI) adalah organisasi yang dibentuk petani di Kecamatan Krucil, Tiris dan Maron, Kabupaten Probolinggo dengan fasilitasi PT. KTI Probolinggo. KAM KTI memiliki visi m enciptakan dan mengelola hutan rakyat secara lestari dengan mematuhi semua peraturan perundangan yang berlaku serta pedoman Pengelolaan Hutan Lestari standard International guna mensejahterakan anggota koperasi dan masyarakat sekitar. Sedangkan untuk misi, yaitu : a. Mempunyai areal kelola yang  bersertifikat secara luas dan lestari. b. Menghormati norma masyarakat dan mematuhi semua peraturan perundangan yang berlaku serta semua prinsip, standar, dan kriteria Pengelolaan Hutan Lestari dalam pengelolaan hutan rakyat untuk jangka panjang. c. Ikut menjaga kelestarian lingkungan sekitar. d. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota.     KAM KTI juga...

UPAYA MENYELESAIKAN CORRECTIVE ACTION REGISTER (CAR)

Himbauan larangan berburu satwa langka di lahan KAM KTI- FSC™ Sumur sebagai sumber air yang dipakai 20 KK yang ada lahan anggota Akhir bulan Juli yang lalu kami menerima e-mail dari Soil Association Woodmark yang isinya memberitahukan laporan resmi hasil Surveillence pertama kami pada bulan Mei yang lalu. Memang isi beritanya cukup membuat kami terkejut dengan adanya temuan-temuan Recomemmendation - Minor dan bahkan Major , tapi hal ini adalah sebuah koreksi yang membuat kami harus menjalani prosedur dengan benar. Berikut ini adalah isi email dari Soil Association Woodmark : From: Alison Pilling [mailto:APilling@SoilAssociation.org] On Behalf Of WM Sent: Wednesday, July 28, 2010 8:43 PM To: suhardjono@kti.co.id Subject: Fw: FINAL S1 report for KAM KTI: SA-FM/COC-002083 with 11 MAJOR conditions Dear Suhardjono Please find attached, the FINAL S1 report for KAM KTI. This report shows there are 11 MAJOR conditions which all need to be closed by 27th October 2010. A new product sch...