Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

RI Kini Punya Sertifikat Kayu yang Diakui Dunia

Wiji Nurhayat - detikfinance Jumat, 17/10/2014 07:18 WIB   Jakarta -Indonesia secara resmi telah memiliki Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) pada September 2013 lalu. Sistem ini memudahkan produk kayu Indonesia menembus pasar ekspor terutama di Uni Eropa. Di akhir Februari 2014 lalu, Parlemen Uni Eropa telah meratifikasi SVLK yang secara otomatis akan menambah daya saing kayu dan produk kayu asal Indonesia. Ditargetkan, ekspor produk kayu Indonesia akan melesat di tahun ini, salah satunya karena sistem tersebut. Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Dwi Sudharto menyebut, negara lain sudah mulai melirik Indonesia untuk belajar bagaimana menciptakan sebuah sistem kayu yang diakui dunia internasional. "Dunia sudah mulai tahu, akhirnya berbondong-bondong mereka belajar ke kita. Mulai dari Myanmar, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Brasil" ujar Dwi beberapa waktu l...

Memenuhi Panggilan SVLK

Menurut Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor : P.43/Menhut-II/2014 Tentang Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Produksi Lestari Dan Verifikasi Legalitas Kayu Pada Pemegang Izin Atau Pada Hutan Hak terdapat beberapa istilah yang berhubungan dengan sertifikasi SVLK di KAM KTI yang harus dipahami terlebih dahulu yaitu : Standar dan pedoman verifikasi legalitas kayu adalah persyaratan untuk memenuhi legalitas kayu/produk yang dibuat berdasarkan kesepakatan para pihak (stakeholder) kehutanan yang memuat standar, kriteria, indikator, verifier, metode verifikasi, dan norma penilaian. Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) adalah suatu sistem yang menjamin kelestarian pengelolaan hutan dan/atau legalitas kayu serta ketelusuran kayu melalui sertifikasi penilaian PHPL, sertifikasi LK dan deklarasi kesesuaian pemasok. Sertifikat Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (S-PHPL) adalah surat keterangan yang diberikan kepada pemegang izin atau pemegang hak pengelolaan yang menjela...

Kunjungan Penyuluh dan Kelompok Tani

Dalam rangka meningkatkan kapasitas pelaku utama dan penyuluh pendamping kemitraan hutan rakyat di bidang perkoperasian, kami diundang untuk mengikuti Pembekalan Bidang Perkoperasian yang digagas oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kehutanan (BP2SDMK) Kementerian Kehutanan. Kegiatan Pembekalan Perkoperasian ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai perkoperasian serta mendorong pengembangan koperasi di wilayah kerja masing-masing. Dalam rangkaian kegiatan Pembekalan bidang Perkoperasian ini, pada hari Rabu, 13 Agustus 2014 yang dilakukan di sidoarjo. Dan pada kesempatan kali ini kami mendapatkan kesempatan kunjungan kerja sekitar 120 orang peserta meliputi penyuluh kehutanan sebagai pendamping kemitraan dan ketua kelompok tani hutan rakyat dari berbagai wilayah di Pulau Jawa untuk melaksanakan diskusi dan fieldtrip ke kantor Koperasi Alas Mandiri KTI (KAM KTI). Tujuan fieldtrip ini adalah untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai kegiatan-kegiatan...

Puasa, Lebaran, Audit

Kewajiban kita sebagai umat muslim untuk melaksanakan ibadah puasa tidak menyurutkan atau menjadikan alasan untuk tidak melakukan tugas sebagai mana mestinya. Ramadhan kali ini seperti halnya tahun-tahun sebelumnya, diisi dengan persiapan menjelang pelaksanaan audit tahunan. Sosialisasi dilakukan bertujuan untuk me- refresh FK dan anggota mengenai 10 prinsip pengelolaan hutan lestari serta meninjau kesiapan kelompok untuk menghadapi audit tahunan. Rencana  audit tahunan kali ini merupakan audit pertama setelah mendapatkan sertikat perpenjangan yang di dapat pada tahun 2013 silam. Rapat Bulanan Petugas dan FK Selain itu, pada akhir acara pertemuan rutin bulanan FK pada bulan Ramadhan kali ini sebagai bentuk kepedulian dan semangat untuk berbagi kemenangan, kami memberikan bingkisan berupa paket sembako bagi FK dan masyarakat sekitar. Kami segenap Keluarga Besar Koperasi Alas Mandiri KTI mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H, minal aidin walfaidzin, mohon m...