Langsung ke konten utama

December Works Preview

Inventarisasi Lahan Tahun 2011

Inventarisasi adalah salah satu kegiatan penting dalam penentuan jatah tebang tahunan (AAC = Annual Allowable Cut) yang bertujuan untuk mengetahui potensi kayu yang terdapat dilahan milik anggota KAM KTI. Dalam kegiatan inventarisasi yang dilakukan setiap tahun ini dilakukan pengukuran terhadap semua jenis pohon yang terdapat di lahan anggota, terutama jenis kayu produktif seperti jenis Sengon, Balsa, Jabon, Gmelina, Anggrung, Waru, Mahoni dan Mindi serta tanaman jenis MPTS (multi purpose trees species) yang meliputi berbagai jenis tanaman buah-buahan seperti Durian, Apokat, Mangga, Manggis, Kelapa, Petai dan lain-lain yang hasilnya juga akan merubah komposisi jatah tebang pada tahun berikutnya.

Kegiatan inventarisasi ini dilakukan secara mandiri, biasanya melibatkan ketua kelompok dan petani pemilik lahan, dengan cara mengukur lingkar batang pohon setinggi dada orang dewasa (130cm dari permukaan tanah) dan melakukan penomoran serta penulisan lilit pada pohon tersebut menggunakan crayon. Hasil kegiatan inventarisasi ini selain digunakan untuk mengetahui potensi kayu dan pertumbuhan kayu yang terdapat dilahan anggota juga untuk mengetahui jumlah kebutuhan bibit yang akan ditanam pada kegiatan penanaman selanjutnya (apabila dijumpai populasi pohon di lahan milik anggota kurang dari 833 pohon/Ha).

Pembuatan Kompos

Untuk mendukung kegiatan penanaman pada musim tanam ini, KAM KTI juga memiliki salah satu program lain yaitu pelatihan pembuatan pupuk kompos. Pupuk kompos ini dibuat dengan pemanfaatan limbah pertanian yang banyak tersedia dan tidak dimanfaatkan di sekitar kita. Program pembuatan pupuk kompos ini selain bertujuan untuk penggunaan sendiri juga memberikan nilai tambah ekonomis bagi petani. Pupuk kompos berbahan dasar kotoran ternak, dedaunan, batang pisang, limbah gergajian kayu serta abu ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesuburan tanah dan baik bagi pertumbuhan tanaman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapuk Hutan (Bombax ceiba L.)

Gambar pohon Kapuk Hutan di Sengkaling Malang Jawa Timur Sinonim : Bombax malabaricum DC., Gossampinus heptaphylla BAKH, Salmalia malabarica (DC) Schott & Endl. Nama Lain : Cottonwood (perdagangan), Kapuk hutan (Indonesia), Randu agung (Jawa). Penyebaran : Dari Pakistan dan India kemudian Myanmar, Indochina, China, Taiwan, Thailand, Jawa, Kalimantan (Sabah), Philipina, Sulawesi, Maluku, Papua dan Australia bagian Utara. Batang besar tergolong raksasa rimba dengan tinggi sampai 45 m dan besar batang 4 meter dengan banir-banir lebar dan alur-alur menaik tinggi, selain itu batangnya tegap bagaikan tiang dan bertajuk jarang yang terbentang agak tinggi. Di Jawa tumbuh dibawah ketinggian 900 mdpl. Menurut Ny. Kloppenburg cairan yang keluar dari akar-akar setelah diiris sebelum matahari terbit dapat dipakai sebagai obat minuman untuk sariawan dan seduhan dari kulit akarnya yang dimemarkan itu diminum untuk meredakan rasa panas dalam daerah lambung. Penggunaan : Kapuk tergolong...

PELATIHAN K3 DAN PEMAKAIAN APD BAGI PEKERJA PERSEMAIAN KAM KTI

Persemaian ( nursery ) adalah tempat atau areal untuk kegiatan memproses benih (atau bahan lain dari tanaman) menjadi bibit/semai yang siap ditanam di lapangan. Kegiatan di persemaian merupakan kegiatan awal di lapangan dari penanaman hutan sehingga persemaian memegang peranan sangat penting dan merupakan kunci utama dalam upaya mencapai keberhasilan penanaman hutan. Penanaman benih ke lapangan dapat dilakukan secara langsung (direct planting) dan secara tidak langsung yang berarti harus disemaikan terlebih dahulu di tempat persemaian. Penanaman secara langsung ke lapangan biasanya dilakukan apabila biji-biji (benih) tersebut berukuran besar dan jumlah persediaannya melimpah. Meskipun ukuran benih besar tetapi kalau jumlahnya terbatas, maka benih tersebut sebaiknya disemaikan terlebih dulu. Pemilihan Lokasi Persemaian Keberhasilan persemaian benih ditentukan oleh ketepatan dalam pemilihan tempat. Oleh karena itu perlu diperhatikan beberapa persyaratan memilih tempat persem...

Rapat Anggota Tahunan Ke-17 Koperasi Alas Mandiri KTI: Tutup Buku 2024 dengan Capaian Positif dan Transparansi

  **PROBOLINGGO** – Koperasi Alas Mandiri KTI berhasil menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-17 dengan sukses pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025. Acara penting ini digunakan untuk menutup buku tahun fiskal 2024 sekaligus mempertanggungjawabkan kinerja pengurus kepada seluruh anggota. Dihadiri perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Probolinggo, jajaran pengurus, serta seluruh anggota koperasi, RAT berlangsung khidmat dan lancar, menegaskan komitmen koperasi terhadap prinsip keterbukaan dan kebersamaan. Laporan Keuangan Tahun 2024: Pertumbuhan Stabil dan Pengelolaan Efisien Salah satu puncak agenda RAT adalah penyampaian laporan keuangan tahun 2024 oleh pengurus. Data yang dipaparkan menunjukkan pencapaian yang membanggakan:   - Total Pendapatan: Rp. 2.237.059.957   - Total Beban: Rp. 2.224.259.332   Dari angka tersebut, Koperasi Alas Mandiri KTI berhasil mencatat surplus sebesar Rp. 12.800.625 Capaian ini mencerminkan...